Sinopsis

Seorang pemuda sakti bernama Bandung bermaksud menyerang kerajaan Prambanan dimana Prabu Boko bertahta. Dalam perjalanan, Bandung dihadang oleh raja jin Bondowoso. Bondowoso menantangnya berduel. Pertarungan tersebut dimenangkan oleh Bandung. Sebagai tanda takluk, maka Bondowoso merasuk kedalam tubuh Bandung sehingga kesaktian Bandung bertambah dan namanya pun menjadi Bandung Bondowoso. Bandung melanjutkan perjalanan menuju Kerajaan Prambanan. Sesampainya di sana Bandung menantang Prabu Boko. Terjadi perkelahian dahsyat diantara mereka, Bandung yang sakti mandraguna berhasil menewaskan Prabu Boko. Pada saat kematiannya putri dari Prabu Boko yang jelita keluar untuk mengambil jasad ayahandanya. Bandung yang menyaksikan kecantikan putri Prabu Boko yang bernama Roro Jonggrang terkesima dan jatuh cinta. Bandung pun menyatakan perasaan dan meminta Roro Jonggrang untuk bersedia dipersunting olehnya.

Roro Jonggrang pun berpura-pura menerima pinangan Bandung dengan syarat dibuatkan 1000 candi lengkap dengan patung didalamnya sebelum fajar tiba. Bandung menyanggupinya. Bandung bersemedi dan memerintahkan Jin Bondowoso beserta pengikutnya untuk membangun 1000 candi sesuai permintaan Roro Jonggrang. Belum juga fajar tiba, 1000 candi telah hampir selesai dibangun.  Paniklah Roro Jonggrang. Maka diperintahkannya agar seluruh rakyat Prambanan membakar jerami diujung timur negeri dan membunyikan lesung agar terdengar seperti fajar telah tiba sehingga ayam pun berkokok. Melihat cahaya keemasan diufuk timur dan mendengar suara ayam berkokok bersahutan, jin Bondowoso dan pengikutnya merasa fajar telah tiba sehingga mereka mohon pamit kepada Bandung dan segera menghilang. Ternyata 1000 candi telah selesai hanya kurang satu arca untuk candi  terakhir.
Bandung yang kecewa karena kegagalannya akhirnya mengetahui bahwa itu adalah hasil rekayasa  Roro Jonggrang. Bandung pun murka dan mengutuk Sang Putri,”Engkaulah arcanya!” Maka jadilah Roro Jonggrang menjadi arca didalam candi yang terakhir.